Filosofi Gyomo
"Gyomo" (魚藻) berarti pertemuan antara ikan dan rumput laut — simbol keseimbangan antara laut Nusantara dan disiplin kuliner Jepang. Kami percaya ikan lokal terbaik layak diperlakukan dengan presisi yang sama seperti di Tsukiji.
Ikan Lokal, Dipilih Langsung dari Nelayan
Setiap pagi tim kami memilih hasil tangkapan segar dari pelabuhan lokal — tuna, kakap, kerapu, hingga tenggiri — sebelum masuk ke ruang dry-aging.
Teknik Jepang, Diterapkan dengan Disiplin
Ikebe-jime, pengendalian suhu, hingga teknik potong (hocho) diterapkan oleh chef kami untuk menjaga tekstur dan rasa ikan tetap maksimal.
Dry Aging: Waktu yang Membentuk Rasa
Ikan diistirahatkan dalam ruang bersuhu & kelembapan terkontrol selama beberapa hari hingga minggu, membiarkan enzim bekerja dan rasa umami terbentuk secara alami.
Di Balik Pisau
Tim chef Gyomo dilatih dalam teknik penanganan ikan Jepang, memastikan setiap potongan sashimi dan sushi konsisten dari hari ke hari.